39
Facsimile
Transcription
Meng[h]ancurkan hati segala yang memandang / Memberi belas rasanya bimbang
Jaran Tamasa pun berkata / Sambil berlinang air mata
Aduh pekulun emas juita / Sedap manis jangan dikata
Aria ningsun utama jiwa / Emas merah tuanku nyawa
Cahaya mata kekanda kedua / Patutlah kakak membuang nyawa
Batu kepala cahaya mata / Tuanku nyawa badan beta
Tinggallah tuan emas juita / Kakak mohon meng(h)adap Sang Nata
Sekali inilah memandang adinda / Dipandangkan lagi aku tiada
Tinggallah nyawa badan kekanda / Nasib kita seketikalah ada
Diangkat isterinya lalu diriba / Aria ningsun bidadari Segerba
Niat kakak hendak menjadi hamba / Matilah beta di dalam rimba
Sekali inilah kakak meriba tuan / Membujuk ningsung emas tempawan
Batu kepala muda bangsawan / Harapkan tuan mahu bersetiawan(1)
Jiwa kekanda yang baik pekerti / Patutlah dimurka Seri Bupati
Berbagai bujuk kata yang manis / Seperti sakar madu kandis
Notes and Questions
Please sign in to write a note for this page